Jika Anda merasa hidup Anda tidak berjalan dengan baik

  Anda mungkin mengalami banyak masalah dan terasa sudah diujung tanduk saat menemukan tajuk artikel ini. Mungkin Anda sedang patah hati, merasa gagal dalam hubungan percintaan ataupun kehiduapan sosial. 

Atau mungkin kehidupan karier Anda sedang tidak mulus. Bahkan mungkin saat ini Anda merasa banyak kegagalan yang terjadi dalam hidup Anda. Merasa tidak pernah nyaman, bahkan hal kecil pun tidak mampu Anda tangani? Segala hal terasa seperti bumerang yang menyakitkan. 

Namun, pernahkah Anda berpikir sebenarnya mungkin itu semua hanya persepsi Anda? Bagaimana boleh disebut demikian? Mari kita cari alasan dan cara menangani masalah anda! 

image by freepik

Anda mungkin berpikir bahwa Anda satu-satunya yang tidak baik-baik saja. Namun Anda bukan satu-satunya yang memiliki pikiran seperti ini. Banyak orang pernah mengalami perasaan akan "hidup tidak berjalan baik."

Padahal, jika Anda merasa hidup Anda tidak berjalan dengan baik, itu mungkin pertanda bahwa pikiran bawah sadar anda ada sebuah keinginan besar untuk mengubah hidup dan ini berkesempatan untuk membalikkan keadaan ini.

Apa yang harus kita lakukan? Pertama-tama, berjanjilah untuk jujur pada diri anda.

Dengan mengungkap satu demi satu setiap masalah, Anda mungkin akan menemukan petunjuk. Dari lima pernyataan berikut, berapa pernyataan yang berlaku bagi Anda?

1. Tidak mengakui keberhasilan

Pernahkah Anda merasa "hidup tidak berjalan baik" bersamaan juga merasa bahwa "ini adalah sebuah kesuksesan!"?

Ketika orang memiliki pengalaman ini, mereka dapat merasakan sebuah kebanggaan yang membunca-bunca sehingga mereka merasa lebih positif, lebih percaya diri dan merasa diakui oleh orang lain.

Bila Anda tidak pernah merasa puas, Anda akan merasa cemas dan Anda akan berpikir bahwa "tidak ada yang berjalan baik."

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Pertama, cobalah untuk berhenti menyalahkan diri sendiri ataupun menilai buruk diri sendiri.
Dengan berfokus pada hal-hal positif dan memperhatikan keberhasilan kecil, kepercayaan diri Anda akan terbangun sedikit demi sedikit. 
Sadarlah bahwa Anda tidak perlu memperoleh hasil yang bagus dengan waktu singkat. Semua hal perlu berproses menjadi kenikmatan.

2. Memiliki kecemasan yang samar-samar

Terkadang Anda bisa merasakan sedikit kecemasan dan kegelisahan saat berhadapan dengan fakta bahwa masa depan itu tidak menentu.

Dalam kasus seperti ini, pertama-tama luangkan waktu untuk berintrospeksi, sebenarnya apa sifat "kecemasan samar" yang tengah menyelimuti Anda saat ini. 
Ini guna membantu Anda memahami masalah penting yang perlu Anda atasi sekarang.

Tidak baik bila Anda terus menerus memendam kecemasan. Seiring berjalannya waktu, Anda akan kehilangan kemampuan untuk menilai dengan jelas segala sesuatu apakah berjalan dengan baik atau tidak, -- dan kehilangan ingatan mengenai rincian pada setiap tahap kehidupan Anda.
Otak Anda akan terus menerus mengorek segala sesuatu untuk mencari kepuasan atau mungkin menjadi ketergantungan dengan rasa cemas, jelas semua ini hanya akan membuat Anda semakin cemas. Anda juga akan cenderung mengalami kecemasan kesenjangan antara cita-cita dan kenyataan.

Kehidupan tidak dapat diprediksi oleh setiap orang. Oleh karena itu, untuk menghilangkan kecemasan, cobalah untuk memahami situasi Anda saat ini secara objektif.

3. Kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain dan merasa rendah diri

Apakah Anda pernah atau sering membandingkan hidup Anda dengan orang lain? Baik saudara, teman atau bahkan seorang selebriti?

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain itu tidak akan ada habisnya. Anda hanya akan membuat merasa rendah diri, merasa seperti Anda lebih rendah dibandingkan orang lain. Anda memiliki kecenderungan merasa orang lain lebih unggul, kemudian Anda kehilangan kepercayaan diri, dan jatuh dalam kebencian terhadap diri sendiri.

Padahal sekalipun seseorang tampak sukses, belum tentu mereka merasa seperti itu. Ibarat rumput tetangga lebih hijau, selalu demikian. Hidup adalah perjalanan bagi setiap individu. Kenyataanya, perbandingan itu sendiri tidak ada artinya.

Sungguh disayangkan jika kita melakukan perbandingan yang asal-asalan, berasumsi bahwa orang lain lebih baik hidupnya, dan lantas meremehkan hidup kita sendiri. Penting untuk menyadari individualitas Anda sendiri dengan menerima bahwa "Saya adalah saya ."

4. Merasa segala sesuatu tidak bisa dikuasai

Ketika Anda merasa segalanya tidak berjalan baik dalam hidup, pernahkah Anda memikirkan alasan mengapa Anda tidak bisa melakukannya, seperti "Apakah lingkunganku selama ini memang seperti ini" atau "Mengapa aku berada dalam situasi ini"?

Tidak perlu mengutip masa lalu Anda atau lingkungan tempat Anda berada--sebagai alasan menjadi sangat tertekan.
Bare minimum saja, wajar jika segala sesuatunya tidak berjalan begitu lancar jika kita tidak memiliki pengalaman atau lemah dalam suatu bidang tertentu.

Cobalah untuk memberi penghargaan kepada diri sendiri karena mampu menghadapi tantangan dan berbanggalah kepada diri sendiri, ujarkan bahwa "Saya mampu menghadapi tantangan ini!". Secara tak langsung anda akan tersugesti dari waktu ke waktu.

5. Membenci semua yang ada di hadapan

Ketika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginan Anda, mungkin Anda berpikir, "Sekarang setelah saya pikir-pikir, ini juga tidak berjalan dengan baik," atau "Kali ini semuanya tidak berjalan sesuai keinginan saya,"

Kemungkinan ini akan membuat Anda pesimis, ragu untuk mengambil langkah baru -- karena hal-hal tidak berjalan baik di masa lalu. Anda berpikir, "Mungkin itu tidak akan berjalan baik lagi."

Satu pengalaman mengarah ke pengalaman lain, dan akan terus membentuk sebuah rantai, Anda mulai tidak menyukai apa pun yang menghampiri Anda. Kalau terus menerus berpikiran negatif dan terjebak dalam siklus negatif, Anda akan sulit keluar dari keadaan seperti itu. Berusahalah secara sadar untuk memutus siklus emosi negatif.
Mengenai bagaimana cara memutuskan siklus negatif ini, akan dihadirkan pada artikel berikutnya.

Postingan Populer